Filed under: Uncategorized
BUKAN SEKEDAR PUISI
: STUBA dan semua pihak yang menyayanginya
PROLOG:
Minggu yang cerah itu agak berbeda dari biasanya, tepatnya tanggal 9 Oktober 2005. Sebuah Organisasi yang berbasis teater tengah merayakan Miladnya yang ke-16. Tak ada perayaan yang spesial maupun hangar bingar, namun ada yang lebih istimewa dari sekedar itu.
Ada perasaan gembira campur haru di udara, bangga sekaligus limbung, Begitu menyatu, tak peduli tercerai oleh jarakyang tak bisa memisahkan hati. STUBA hingga kini masih tegak berdiri. Akan dibawa kemana kah STUBA di umurnya yang menginjak dewasa?
STUBA, 16 tahun Usiamu!
Remaja sudah usia kita kini
Kita tak sekedar bisa berlari*)
Di tengah dunia krisis
Semoga kita masih bisa optimis
Tak sekedar hanya berpegang tangan
Keringat kita menyatu dalam sebuah rentang
Dalam satu ingatan, dalam satu kenangan
Dalam satu ikatan
Jayalah selalu STUBA!
Dunia mampu kita genggam!
Dengan karya yang NYATA!
Bandung , 9 Oktober 2005
*)terinspirasi oleh seorang teman yg kupanggil bung
EPILOG:
Tak besar harapan semua anggota pada STUBA, selain kecemasan dari tahun ke tahun, akan kah STUBA masih hidup? Rupanya gairah hidupnya begitu besar hingga mampu bertahan. STUBA tetaplah STUBA, dimanapun kini kita menginjakkan kakiā¦
Warnet, 12 Oktober 2005