daunrerumputilalang


Pada
November 1, 2005, 7:31 am
Filed under: Uncategorized

Pada

: Untuk sahabat-sahabatku

Pada satu masa

Dimana udara mengambang dengan ringan

Pertemuan yang tak jemu kukenang

Kau hadir laksana bayangan

Pada satu ketika

Jemarimu lentik menggenggam

Perkenalan bak bunyi godam

Dan berakhir seperti kelam

Pada satu saat

Kuingin bersua

Menggores berita dan pertanda

Bahwa kita pernah ada

Warnet, 1 November 2005



November Rain
November 1, 2005, 7:10 am
Filed under: Uncategorized

NOVEMBER RAIN

Tak terasa bulan Ramadhan menuju penghujung. Namun keimananku masih jauh dari sempurna, entah akan kembali fitrah atau tidak, walahuallam…

Lebaran yang tinggal menunggu waktu, akankah menjadi momen yang berkesan? Ataukah lewat seperti kemaren-kemarin? Hanya menjadi ritual tanpa makna? Allah, berbaik hatilah semoga kurasakan kasihmu…

Seiring dengan berjalannya Ramadhan, dalam penanggalan masehi, datanglah bulan November. Sebuah bulan yang ku beri tajuk “November Rain”, kenapa? Karena hujan mengguyur

kota

ini terus menerus, karena aku adalah penyuka hujan, dan alangkah manisnya November jika di sandingkan dengan rain.

November ini diawali dengan sebuah kejutan yang teramat dasyat untukku. Sebuah rencana pernikahan, oh my God? I’m to young to be merried!!! Hidup ini merupakan pilihan-pilihan, cabang-cabang yang mau tak mau harus di pilih, entah akan tersesat ataupun tidak. Yang lucu adalah, kenapa setiap orang-orang terdekatku berebut peran untuk menentukan jalan hidup. Hey its my life!!!

Ketidaksiapanku terhadap sebuah pernikahan begitu jelas tersirat dan tersurat, harus seperti apa aku menolak desakan-desakan itu?

Wahai kekasihku bersabarlah, jangan paksa aku… tolong, aku masih ingin bebas! Apakah dengan pengakuan ini kau akan pergi dariku? Wahai engkau pemilik hati yang sederhana dan rendah hati, mengertikah kekalutanku?

            November ini juga akan diisi dengan ujian-ujian tengah semester, fuih… dan tentu saja, urusan STUBA ku tercinta… akh betapa kangennya aku menghirup jeruji tua yang menghiasi ruanganmu… menatap langit-langit yang kosong, dinding-dinding yang berhias lukisan-lukisan usang, alat-alat musik yang siap dimainkan, dan tentu saja riuhnya tawa saudara-saudaraku bahkan wajah-wajah kusut masai sehabis berlatih…

            November, here I come! Moga bulan ini membawa kebaikan dalam segala hal… moga hujan terus turun dalam setiap hadirnya, melarutkan semua kegalauan dan kesedihan ku…

Warnet, 1 November 2005

22:11 WIB