Bayangan
August 30, 2006, 10:26 pm
Filed under:
puisi
Bayangan
Tuhan menjadikanmu bersekutu
dengan bayangan dan impian. Lalu kau bebas terbang dan menapak pada
lembaran-lembaran jiwaku. Betapa sesat aku saat mengurai labirin hatimu. Gelap
begitu gelap segelapgelapnya gelap. Terang begitu terang seterangterangnya
terang. Tetap aku buta. Jemukah aku melarung
padang
es jiwamu? Dalam alpa pun kunyalakan
api, dalam gersangpun kunyalakan api, dalam terbakarpun kusisakan bara. Karena
Tuhan menjadikanmu bersekutu dengan bayangan dan impian, aku tak
kan
lari kemana…
29-31 Agustus 2006
Sebuah bingkisan
August 24, 2006, 7:14 am
Filed under:
puisi
Sebuah Bingkisan
:Keluargaku
Mama bukan tak ingin memijat
kakimu
Tak hendak pula menjadi
malinkundang
Ma, aku hanya ingin memaknai
hidup
Meski muak harus kutuntaskan
Ayah bukan aku tak ingin memijat
bahumu
Tak hendak pula menjadi batu
menangis
Yah, aku hanya ingin menjadi
dewasa
Meski kadang merajuk dan mengemis
Kakak bukan tak ingin menyapu
lantai rumah
Tak hendak menabur debu
membiakkan kecoa
Kak, aku hanya ingin memotret
jalanan
Menjadikannya pelajaran kelak
Ma,Yah,Kak,
Biarkan aku nanti pulang dengan
sebuah bingkisan
Berisi kerinduan, kasihsayang dan
cinta
Dalam
massa
yang tak terlambat dan berhambat
Dapurstuba,5
Agustus2006
BAMBU
Bambu lebur dalam genggaman
"Ukir dan Bentuk aku" katanya
tangan menari bersama peralatan
menjadi hiasan leher dan tangan
Bambu bukan lagi alat perjuangan
darah menjalin benang
pun keringat merajut tali
bersatu dengan lengan dan jari
saung,030706
Jejak
August 14, 2006, 9:03 am
Filed under:
puisi
Jejak
aku mencari jejak Tuhan pada luka
aku mencari jejak Tuhan pada tawa
tapi jejak Tuhan tak terbaca
100806
Maha
Tuhan kau adalah Maha Pemberi
Tuhan Kau adalah Maha pengambil
dan Manusia hanya Maha Peminjam
100806