daunrerumputilalang


Disekap
March 20, 2007, 8:20 am
Filed under: puisi

Disekap

 

Perempuan disekap gelap

  hujan

  malam

  kepedihan

  kesunyian

  luka

 

Karena peperangan tidak berada di

medan

perang

tetapi dalam dirinya sendiri!

 

20 Maret 2007



Naskah BesarNya
March 20, 2007, 8:14 am
Filed under: puisi

Naskah Besar-Nya

kertas putih itu telah tertulis
sebuah peran yang Kau anugerahkan
kami membaca, melakoninya
berharap sewaktu-waktu
naskah itu bisa berubah
atas seijinMu

20 Maret 2007



Syair Air
March 20, 2007, 8:08 am
Filed under: puisi

Syair Air

: Sunlie Thomas Alexander

 

Bukankah danau adalah surga bagi air, sun

Seperti pun samudera

Dan perahu bagai kerangkeng

Kenapa tak hadirkan saja canal dan sampan?

 

manusia memang tak pernah benar sepotong daging

ia berpasangan dengan tulang

dan semua itu tak cukup membuktikan kemanusiaan

 

aku tak mau naik perahu, sun!

karena aku adalah air, tempatmu mendayung

 

Bandung

,
20 Maret 2007

 



Sependil Lumpur
March 20, 2007, 8:03 am
Filed under: puisi

Sependil Lumpur

 

Mengapa sependil Lumpur

Mesti jadi misteri
bagiku

Yang telah benar
telanjang

Tanpa rahasia?

 

Mengapa sependil
Lumpur

Tetap menjadi milikmu

Yang telah menyerahkan

Lapang dadanya?

 

Mengapa sependil
Lumpur

Mesti jadi tekateki buatku

Yang telah meluluskan

Telaga berwujud air
mata?

 

Mengapa sependil
Lumpur

Tetap menjadi bagianmu

Yang telah memasrahkan

Jiwanya untuk
mencintai?

 

Sedang kita

Telah bersenyawa

Dalam candu para dewa,

Meskikah ada sependil
Lumpur?

 

16 Maret 2007



Serupa Mu
March 20, 2007, 8:01 am
Filed under: puisi

Serupa Mu

 

Serupa tetestetes
hujan

Ingin aku bersembunyi

Di balik gelombang
rambutmu

 

Serupa angin

Ingin aku membelai

Ikal rambutmu wangi
matahari

 

Serupa mu

Ingin aku mengekalkan

Sepenggal raga menyatu

 

16 Maret 2007



Buat DK
March 20, 2007, 7:51 am
Filed under: puisi

Buat DK

 

Dalam liriklirik
lagumu

Kutemukan jiwa yang semangat

 

Dalam lariklarik
puisimu

Kutemukan jiwa yang hangat

 

Dalam keterceraian

Kita temukan jiwa yang
sekarat

 

Ijinkan aku
mengabadikanmu

Dalam nadanada, perempuan

 

Ijinkan aku
mengabadikanmu

Dalam syairsyair,
lelaki

 

Menyemaikan

apa yang tak
terucapkan

apa yang tak
tersampaikan

 

Ijinkan kami bertemu

Sekali lagi

Di langit

Si ujung sabit milik
malam

Menabur sekerajang
benih

Bintang

 

16 Maret 2007